“Kepada : Jodohku di Masa Depan”
Teruntuk pangeran bumi yang
menghembuskan mantra cintanya sewaktu dikau bersanding disisiku: rindu, cinta,
syukur dan terima kasihku membalut erat pekat dalam pelukan.
Aku
mengenalmu dari sebuah pertemuan misterius. Tiba-tiba saja kau ada dihidupku,
membawa sejuta rasa kagum dan juga rasa heran. Entahlah, aku tak mengenalmu
secara detail. Aku hanya tahu, kau mencintaiku dengan keindahan da..n untuk itu
kuucapkan terima kasih J untuk segala kebijaksanaan cinta yang kau ukirkan.
Bersamamu, dirumah kecil kita, aku seperti
dapat merasakan keindahan yang terpancar, maka dalam setiap selarit senyum yang
timbul dari dasar hatiku kubisikkan melodi kalbu, “Aku mencintaimu bersama
dengan musim semi yang menghangatkan,”
Karena kau begitu tahu cara mencintaiku
dengan cinta yang terindah.
Seribu makna cinta yang mengalir darimu,
berisi untaian mantra cinta yang kau haturkan dan selalu saja membuatku utuh
disetiap sisi kehidupan, meski tanpa kau sadari.
Seribu warna pelangi kau lukis di langit
hatiku. Aku tak lagi mampu menyenandungkan jutaan indahmu hanya dalam untaian
kata-kata.
Bersamamu, dirumah kecil kita, aku seperti
dapat merasakan kedamaian yang melingkupiku kedalam bahasa hati dan laku. “Aku
mencintaimu bersama dengan udara yang kau hirup di tiap kesegaran hawa pagi.”
Aku mencintaimu, sebaris kata yang kukatakan
berkali-kali dihelaan nafasku sampai hitungan seratus, seribu bahkan sejuta
waktu.
Karena kau begitu tahu cara mengasihiku
dengan kasih setinggi langit seluas bumi sedalam samudra.
Selayak cintamu yang juga tak kan pernah
purna denyar dalam keelokon hangat mentari dan tak kan pernah luruh meski
langit senja telah mengganti layarnya dengan kegelapan.
Kau, puisi terindah dalam jalin melodi
nafasku dan kau, mukjizat tuhan dalam denting anugerah langkahku. Tak kan lagi
bisa ku lukis hadirmu ditiap dimensi yang tercipta untukku dan tak kan lagi bisa
ku tulis kebahagiaan yang tercipta dari kemurnian cinta tanpa batas di setiap
alur hidupku bila tanpamu.
Karena kau pangeran bumi yang Allah utus
untuk mencintaiku, mengasihiku dan menjagaku.
Izinkan aku
menjalani setiap lekuk hiruk pikuk kehidupan bersamamu, mengukir indahnya
bersamamu, mencoba mengenalmu dengan lebih baik dari sebelumnya dan belajar
tertatih mengeja huruf kehidupan untuk menemukan cahaya kedamaian yang
menenangkan dalam cintamu. Aku akan mencoba melafalkannya dengan senyum
kehangatan hati.
Kau begitu tahu
cinta yang bermakna tapi aku masih saja tak bisa membalas segala cintamu dengan
sempurna, maukah kau mengajariku, sebilah hatiku?
Teruntuk:
Calon kekasihku yang kurindukan.
Sebilah hati yang entah berada dimana dan belum kutemukan sampai sekarang. Aku
akan menunggu kasihmu dalam lingkup mahligai yang begitu di RidhoiNYA. Semoga
kita cepat bertemu dalam keindahan, semoga serpih imajiku sampai diruang nyata,
menjalin indah hanya bersamamu.

0 komentar:
Posting Komentar