Senin, 28 Februari 2022

Cinta yang Santun

                                             

Diamanahi untuk memegang rubrik parenting dan samara di Majalah Cahaya Hati adalah tantangan luar biasa.
Awal mendapat amanah ini, apalagi untuk seseorang yang belum menikah dulu, seperti mendapat sebuah batu.
Jika saya tak bisa mengukir batu itu, maka batu itu hanya akan jadi batu biasa. Namun, jika saya bisa mengukirnya, batu itu bisa jadi apapun yang saya inginkan. Ada yang jadi hiasan dinding, hiasan meja tamu, hiasan teras, dan lain lain.
Nilainya sudah berubah. Batu biasa akan dinilai sebagai batu. Dikilokan. Batu yang sudah diubah dinilai sesuai hasil prosesnya. Dihargai per item.
This entry was posted in

Jumat, 25 Februari 2022

Surat untuk Anak Lelaki dari Ibundanya


"Nak, izinkan istrimu yang telah berjuang melahirkan anakmu untuk beristirahat."
❤❤❤❤
Ini hanya isi hati seorang ibunda. Yang memiliki anak laki-laki. Dan sadar betul, jika Allah mengizinkan, anak laki-lakinya kelak akan menjadi seorang suami.
❤❤❤❤
Perempuan memang dikenal multitalenta dan lentur. Tapi tidak untuk saat pasca ia melahirkan. Meskipun masyarakat pada umumnya, menuntut perempuan untuk jangan 'bermalas-malasan' dalam keadaan apapun.
Langsung bisa gerak. Tandang gawe. Gercap kembali mengurus urusan anak bayi, suami, dan dapur.
Barulah segala puja puji masyarakat tersemat dalam diri si ibu bayi. "Hebat banget ya dia, habis melahirkan lho. Eh dia padahal lahirin normal. Tanpa sobekan dan jahitan."
"Dia dua jam pasca melahirkan, pulang dari klinik bawa bayi sendiri naik motor ke rumah. Itu baru ibu hebat. Kayak aku dulu gitu juga."
Kalau tidak. Pastilah kasak-kusuk dibelakang. Membuat kuping gerah.
Perempuan melahirkan, entah dia normal atau sectio tetaplah perempuan yang berjuang. Berjuang mengalahkan dirinya, ketakutan, dan kekhawatiran pada bayinya. Jangan bebani lagi dengan kasak kusuk itu.
Bunda pernah dengar istilah baby blues syndrom, power post partum. Itu kaitan dengan tingkat depresi pasca melahirkan
Maka untuk menjaga kewarasan, biarkan ia merasakan manisnya menjadi ibu. Doakan yang baik. Tumbuhkan semangat, agar ia merasa nyaman dan aman. Terutama saat ia membersamai moment berharga bersama bayinya.
Anak lelakiku.
This entry was posted in

Kamis, 24 Februari 2022

Anak Pertama Adalah Cinta Tak Pernah Usai...

 

MasyaAllah kalau lihat perkembangan anak tuh. Nggak tau kenapaa gitu rasanya selalu takjub.

Allah bener-bener Maha Lembut. Sampai-sampai nggak kerasa aja si cinta ini tumbuh. Dari bayi, batita, ke balita, nantinya ke anak, remaja, terus dewasa.

Pelaaan tapi... kerasanya kok ya cepet.
😫😥😥 Kamu sayang, cintanya ayah bunda yang berbunga-bunga.

Izinkan ayah bunda menemani tumbuh kembang paripurnamu ya, sayang.

Hiks... Kan kaaan jadi mellow.